Dec 8, 2012
Selamat Jalan Manyarku

-- sekali lagi: untuk pakde mangun :)

Pejuang mati di padang kurusetra perang dan musafir mengakhiri ajalnya di padang pasir pengembaraan. Detik-detik akhir hidup petualang, di puncak ketinggian. Jalanan merah oleh darah demonstran. Seorang bapak bangsa, mengakhiri hidupnya dalam suasana biasa, di sekeliling para sahabat. Ia telah turun dari mimbar tanah air. Tempat petuah, makna, dan butir-butir kehidupan mengalir dan tak pernah berhenti.

Hari ini burung manyar itu terbang
merantau ke dunia keabadian
melanglang buana ke ruang dan waktu yang tidak terbatas

Ia tinggalkan warisan nilai dan catatan sejarah
Memasuki dunia yang serba baru

Jogja, 12 Februari 1999; 01.35

Posted at 10:50 am by masboi
Make a comment  

Terbanglah Manyarku

: buat Rm Mangun

Mentari menorehkan bayangnya
Saat seraut sembilu terjulur dalam luka
Meranggas di dada, tuk sucikan nurani
Ada suara berseru-seru
Ada perjuangan seru mempertahankan hidup
Menguras teras samudera kedung
Menahan tegaknya code

Jambang putih terikal tergerai
Sayup-sayup samar masih kudengar
".... bangkitkanlah kebenaran
..... serukanlah kembali .... "

Suara terbang bersama manyar
Merantau melanglang tanpa ingat diri
Menguntai kata; jadi fakta

Ya,
terbanglah manyarku: Jangan pulang
tetaplah bersama puntung-puntung dalam
kardus-kardus di tepian membelai lolong-
an menyayat minta tolong

pergilah ke rantau
kan kuuntit kamu,
'tuk jadikan satu bentuk!

Palembang, 1992.
Dimuat di rubrik Bilik Kita, Busos, No. 200/Thn. XXI-1992 hal. 96

Posted at 10:45 am by masboi
Make a comment  

Perhentian Terakhir

Pada perhentian akhir ini,
Golgotha telah memperlihatkan puncaknya
di depan mata: derita dan kemenangan
Tinggal sekali rengkuhan

Ada yang sangat berat saat meniti langkah
Tangan-tangan menggapai dan
menggenggam makin erat!
Aku dan kau makin larut dalam dekapan
Inikah keindahan?

Kukecup keningmu saat melepas engkau pergi
menyusuri lorong-lorong dan alam rawa-rasa
Saat itu, aku sendirian berdiri memaku
Angin berdesir serasa menghunjam
Beratus pasang mata menatap
Dalam sapuan mata samar-samar mataku bertatap:
Aku luluh!

--- kini, selesai sudah tugasku di dunia!



Posted at 10:41 am by masboi
Make a comment  

MusiTropolitan

Tiga bulan sudah, meniti dalam pergulatan dan pergumulan. Jatuh bangun antara kuat atau tidak, sendirian. Berat, sarat, oleh azab yang kian mendera. Tanda cinta? Kesejatian. Itu. Ada seberkas sosok menyembul, pudarkan satu, tegaskan lainnya. Halus, meresap seperti asap daun kering. Dalam darah, nadi, keluar lewat pori-pori: Indah, keabadian.

Sekali ini kuingin jerit yang cicak berganti rupa: damai kan di hati, kala mentari bersinar. Menggali motivasi, menemukan arti -- belum terungkap tapi terasa :)

Antara musibahari dan mercusuarmetropolis: ada keabadian, di sini. aku bukan orang kalah. meski kemenangan itu belum juga di tangan. dalam tarikan nafas panjang, aku bergumam: Untuk DIA !

Posted at 10:37 am by masboi
Make a comment  

Kerikil Jalanan

Kawan,
Saat kau berjalan sendirian
Lelah dan terkapar?
Nikmati, jangan diam!
: Aura itu menebar dan bersinar
-- tersapu angin, disampaikan api.

Posted at 10:33 am by masboi
Make a comment  

Kali Ini, Tak Hitam Putih

Mimpiku, adinda
Langit masih diam, saat seberkas nuansa hadir
Dalam tatapan matahari, mengerling manja
Sayap rajawali mengepak, menggapai warna merah
Ia masih melayang, menatap lekuk liku
    langit biru yang enggan menyapanya

Kehadiranmu, lewat celah-celah sketsa paras yang tersibak
menjelma sebagai kesadaran, dalam keheningan
Ia meretas dan menyibakkan kebekuan yang menyayat
Setelah tergusur dan terkubur oleh kisah-kisah yang menyimpan
    memori dan misteri

Ah, mungkinkah keindahan itu terukir
sebagai stupa dan relief tentang kisah abadi:
    "kau tahu, telah jauh:
    berapa perhentian, aku mencarinya?"

Aku ingin menggoreskan garis-garis sketsa
dalam lembaran kanvas yang baru
dengan lukisan kita:
    kali ini tak hitam putih

Pinggir Selokan, 22 April 1999

Posted at 10:21 am by masboi
Make a comment  

Menghitung Malam

Entah, ini malam ke berapa
Sendiri, melenggang
Menyisir padang pasir
Pengembaraan tanpa tepi

Ada satu titik kerinduan
Saat perjalanan terhenti
Menatap buritan:
    kemana bayangan?

Dalam gelap gulita
Terdengar kuda liar meringkik

Dalam dua kutup:
Kemana akan melangkah?
Tanpa bayangan sendiri, sepi
Di situ aku menyerah
untuk menatap kemenangan

Malam ini aku temukan:
    kerinduan ini,
    kontemplasi

SAbtu, 16011999. 23.35

Posted at 10:18 am by masboi
Make a comment  

15 Januari

Aku dengar suara itu
Aku tahu pemiliknya
Aku kembali mengingatnya
Ada apa dengan suara?

Dan menebarlah bunga-bunga
Biarlah ia mekar dan kembali bersemi
Biarlah keharumannya menyebar
di setiap sudut ruang dan waktu

: suatu saat aku akan menyingkapkan segalanya

Posted at 10:16 am by masboi
Make a comment  

14 Januari

Luka itu terbakar, meleleh, membanjir
Membasahi hutan yang meranggas
Aku diam terpekur, rasanya tak bertenaga
Untuk berjalan, apalagi berlari
Apakah harapan itu ada di sana?
Adakah langit gelap akan terang?

Kusebut keyakinan itu: aku optimis
Telah ada di tanganku
Selebih terserah mereka
Atau, hanya Tuhan yang menghendaki!

Di mataku. Tersimnpan selaksa peristiwa.
Kosong. Jujur. Apa adanya.
Mengalir dan semilir.
Bersama sangkakala.

Posted at 10:10 am by masboi
Make a comment  

Terngiang

: untuk Chicha di film Idola Remaja

Saat aku ingin melupakanmu, ia hadir
Saat telinga kututupi, ia bersuara
Saat aku terdiam membisu, ia berkata-kata

Saat aku menutup mata. Ia menatap aku
Menembus batas ruang dan waktu.
Cinta laten: menghunjam dari setiap sudut.

Posted at 10:08 am by masboi
Make a comment  

Next Page



masboi
Indonesia
Maaf! Aku bukan seorang pujangga, bukan penyair. Aku sekedar orang yang pernah menghidupi kata-kata, dan hidup dari kata-kata. Di luar itu semua: aku adalah orang yang hidup oleh cinta, yang kusebut sebagai kiri cinta.
   

<< August 2016 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed